Home / Informasi / Berita dan Kegiatan / Detail Berita

Indonesia Multifinance Consumer Choice Award 2018

2018-10-26

PT Equity Finance Indonesia melakukan beberapa kegiatan yang dibuat dalam rencana pelaksanaan Aksi Keuangan Berkelanjutan periode 2019, meliputi:

Sektor Sosial, yaitu memberikan donasi di bidang Pendidikan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Sektor Lingkungan, terdiri atas penerapan paperless dan meminimalkan penggunaan tinta/printer, kegiatan operasional dilakukan secara terkomputerisasi; serta penerapan energi saving dengan mematikan peralatan kantor bertenaga listrik yang tidak dipergunakan diluar jam kerja dan memanfaatkan teleconference untuk rapat bersama peserta yang berlokasi jauh.

´╗┐Corporate Social Responsibility dalam sektor sosial tahun 2019 ini dilaksanakan pada tanggal 5 April 2019, PT Equity Finance Indonesia bekerjasama dengan Realino Yogyakarta melalui kegiatan bantuan dana untuk renovasi SD Kanisius Jamprit, Belikurip, Kec. Baturetno, Kab./Kota Wonogiri, Jawa Tengah.


SD Kanisius Jamprit berdiri sejak tahun 1993 yang merupakan salah satu sekolah tertua di kecamatan Baturetno. Sebagai satu-satunya sekolah di wilayah itu,SD Kanisius Jamprit berkembang sangat pesat. Anak-anak datang dari berbagai pelosok untuk sekolah meskipun harus berjalan cukup jauh. Generasi pada masa tahun 1940an sampai sekarang masih menyekolahkan cucu/cicit mereka disekolah yang sama karena kenangan positif akan sekolah ini. Begitu besarnya jumlah lulusan sekolah ini bisa dikatakan menjadi akar berdirinya paroki St. Yusup Baturetno.


Masa Kejayaan SD Kanisius Jamprit redup sejak tahun 2000an disebabkan karena berdirinya sekolah negeri dan swasta yang semakin banyak. Karena sebagian besar murid SD Kanisius Jamprit berasal dari keluarga petani dengan kondisi ekonomi yang terbatas maka sekolah tidak mungkin memungut biaya besar. Biaya sekolah anak-anak SD Kanisius Jamprit hanya Rp. 20.000,- / bulan.


Pada tahun 2008, SD Kanisius Jamprit dilepas oleh Yayasan Kanisius Cabang Surakarta karena dianggap tidak akan bisa berkembang lagi. Tetapi banyak orang tua yang tidak ingin sekolah ini ditutup, orang tua masih percaya pada kualitas pendidikan SD Kanisius Jamrpit. Meskipun dilepas yayasan, SD Kanisius Jamprit bertahan secara mandiri. Guru-guru di wilayah Jamprit yang sudah pensiun "turun gunung" untuk mendidik cucu-cici mereka dengan penuh dedikasi tanpa bayaran. Sedangkan guru-guru yang lain mendapat honor sangat kecil, sekedar untuk biaya transportasi saja.


Usaha untuk terus menghidupkan sekolah ini menjadi usaha bersama seluruh lingkungan. Tim Peduli Pendidikan dibentuk untuk memikirkan kelangsungan sekolah ini. Kolekte doa lingkungan disumbangkan juga untuk menghidupi sekolah, pada umat juga membantu dalam membiayai operasional sekolah dengan berbagai cara. Sampai saat ini sekolah masih mampu mempertahankan kualitas pendidikannya sehingga berbagai prestasi akademik dan non akademik dapat diraih pada tingkat gugus maupun kecamatan. Minat dan kepercayaan masyarakat pun masih tetap tinggi terbukti dari beragam agama yang bersekolah di SD Kanisius Jamprit.


Dalam hal ini, PT Equity Finance Indonesia memberi bantuan kepada SD Kanisius Jamprit dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 20.000.000,- untuk keperluan renovasi SD Kanisius Jamprit tersebut.


Kembali